marcus-rashford

Marcus Rashford Darah Muda Berbakat MU

Dari tahun ke tahun sepertinya Manchester United tidak pernah kehabisan stok pemain muda berbakat dan berpotensi menjadi bintang. Marcus Rashford adalah anak muda asli didikan akedemi setan merah. Kesaktiannya dalam menggocek dan menggiring bola benar-benar sangat baik sekali, bisa dibilang kemampuannya diatas rata-rata pemain muda lainnya yang berada di tim B.

Jose Mourinho kerap kali memasangnya di bagian sayap, baik itu kanan maupun kiri. Sebagai penyerang sayap memang acap kali merepotkan pemain bertahan musuh. Ketertarikan sang pelatih terhadap anak muda ini bisa dilihat pada setiap laganya. Rashford selalu dimainkan oleh Mou dalam tiga pertandingan, ini menunjukkan bahwa ia adalah pemain muda dengan talenta luar biasa.

“Ya, memang dia adalah salah satu pemain yang akan menjadi masa depan tim. Saya sangat menyukai gaya permainannya yang penuh dengan kecepatan menyisir sayap, walaupun posisi sebenarnya adalah seorang penyerang tapi saya tahu yang terbaik untuknya,” jelas Mourinho.

Bukan hanya Mou saja yang merasa kagum dengan bakat pemian berumur 18 tahun itu. Lahir tahun 1997 di kota Manchester membuat jiwanya sangat menyatu dengan klub rasaksa kota tersebut. Setan merah adalah klub impian yang selalu berada di benaknya selama ini, meskipun menitih karir dari bawah tapi ia sanggup memperlihatkan kemampuannya dan membuat banyak orang kagum.

Pujian Legenda MU

Bukan hanya Jose Mourinho saja yang memuji penampilan Rashford pada setiap laganya. Legenda MU seperti Rio Ferdinand juga memberikan pujian setinggi langit kepadanya. Menurut mantan pemain bertahan MU itu, “ia akan mendapatkan apa yang di cita-citakan bersama klub. Umurnya masih 18 tahun tahun saya yakin karirnya akan terus melejit bersama Manchester United,” jelasnya.

Bakatnya di temukan oleh para barisan kepelatihan setan merah pada skuad muda. Di awal tahun menjadi penampilan perdananya bagi klub sebesar united. Sejak itulah sampai saat ini Rashford berhasil memberikan gol untuk timnya sebanyak 12 gol dari 25 kali laga yang ia mainkan.

rashford-manchester-united

Kabar dari media lokal setempat bahkan mengatakan bahwa, pemain muda itu siap mengambil alih nomer punggung 10 yang menjadi impiannya selama ini.

Ferdinand sendiri berulang kali memberikan banyak pujian kepada anak muda tersebut. “Saya tidak menghiraukan berapa usianya. Dilihat dari statistik selama dirinya bermain benar-benar memberikan kejutan besar dan menjadi persaingan berat bagi pemain lainnya agar bisa di pasang menjadi stater line-up di setiap pertandingan,” Menurut Ferdinand.

Ingin Seperti Cristiano Ronaldo

Anak muda selalu memiliki idola dalam hidupnya, begitu juga dengan Marcus Rashford. Pemain sepakbola idolanya adalah Cristiano Ronaldo. Menjadi seniornya ketika pemain hebat itu masih di MU, ia sangat mengidolakannya.

Menurutnya idolanya itu adalah sosok pemain yang sangat hebat, luar biasa dan memiliki kariri cemerlang sebagai pemain terbaik dunia. Karena itulah, ia (Rashford) ingin sekali meniru karir dari pemain berkebangsaan Portugal tersebut.

“Ronaldo adalah pemain hebat, posisinya sama seperti saya sebagai penyerang sayap. Setiap kali dirinya tampil akan membuat musuh merasa takut dan saya ingin sepertinya memiliki kemampuan hebat dan luar biasa,” jelas pemain muda berbakat itu.

Pemain bintang Real Madrid itu memang sering kali menjadi inspirasinya dalam mengolah bola di setiap laga. “Liga Inggris adalah liga sepakbola nomer satu di dunia. Persaingan ketat antar klub dan banyak terdapat pemain hebat serta mahal di negara ini. Saya harus terus mengembangkan banyak kemampuan agar bisa memiliki karir seperti inspirasi saya (Cristiano Ronaldo),” Papar Rashford pada salah satu media lokal Inggris.

Rashford Menyukai Liga Inggris

rashford

Lahir di kota Manchester pada tanggal 31 Oktober dan kini sudah menjadi calon bintang di tanah kelahirannya sendiri bersama setan merah. Banyak pertanyaan kepada pihak klub mengenai masa depan Rashford yang sekarang ini selalu mendapatkan kepercayaan untuk tampil dibawah arahan Mourinho, kemana ia akan berlabuh jika sudah sukses nantinya.

Beberapa waktu lalu pemain penuh talenta itu sering mengatakan bahwa dirinya ingin bermain selamanya bersama Manchester United dan ingin menjadi seorang legenda seperti senior-senornya. “Saya masih nyaman di Inggris dan itu artinya saya sangat menyukai ketatnya persaingan di Liga Inggris. Ini adalah sebuah tantangan bagi saya kedepannya agar bisa menambah kemampuan di setiap pertandingan,” kata Rashford.

jose-mourinho

Gagal Menang Dari Stoke City, Mourinho Tetap Puji Setan Merah

Manchester United merupakan salah satu tim papan atas yang berada di Liga Inggris. Di latih oleh seorang pelatih yang memiliki reputasi sangat bagus yaitu Jose Mourinho. Memiliki julukan sebagai Special One, setiap tim yang di tanganinya selalu saja meraih prestasi bagus bahkan menjadi juara Eropa. Bersama setan merah, ia sedang berusaha mengangkat mental para punggawa tim tersebut, tapi nampaknya dewi fortuna masih belum berpihak kepada mereka.

Beban dan tanggung jawab yang cukup berat dipikul oleh Mourinho untuk bisa mengangkat derajat MU ke panggung juara. Manchester United harus menerima kenyataan pahit setelah mengalami kegagalan dalam meraup poin penuh ketika laga melawan Stoke City, beberapa hari yang lalu.

“Terkadang sepakbola membutuhkan keberuntungan untuk meraih kemenangan dan saat ini saya belum mendapatkan keberuntungan itu” Ungkap Jose Mourinho. Sebenarnya united bermain sangat bagus melawan Stoke City, bahkan hampir saja meraih angka penuh dalam laga tersebut.

Pemain pengganti Antony Martial berhasil menjadi supersub. Pemain yang memiliki kelincahan dan kemampuan mengolah si kulit bundar dengan baik itu, masuk ketika 18 menit sebelum pertandingan berakhir dan berhasil menciptakan gol indah ke gawang Stoke yang di jaga oleh Lee Grant.

Kemenangan setan merah harus sirna ketika blunder di lakukan oleh penjaga gawang David De Gea. Kurang sempurnanya tampakan yang di lakukan membuat kemelut di depan gawang MU dan berhasil di manfaatkan oleh Jonathan Walters menjadi gol penyeimbang pada menit 82. Pemain berkebangasaan Irlandia itu nampaknya benar-benar memukul publik Old Trafford.

Dominasi Pertandingan

manchester-united-vs-stoke-cityManchester United sangat berharap bisa meraih kemenangan pada pertandingan tersebut agar bisa mendongkrak posisinya di klasemen Liga Inggris. Jose Mourinho memberikan pernyataannya kepada media mengenai hasil dan domonasi pertandingan kepada media lokal disana. “Sebuah pertandingan yang sangat bagus. Kami berhasil mendomoniasi sepanjang waktu, lini tengah berhasil menekan pertahanan mereka dengan sangat bagus tapi kami kurang beruntung” jelas Mou.

Memiliki penguasaan bola mencapai 67% sepertinya tidak bisa menjadi sebuah jaminan bahwa setan merah akan memenangkan laga dengan mudah. Meskipun mendominasi laga yang di langsungkan pada tanggal 2 Oktober 2016 itu, nampaknya belum memberikan sebuah cetakan bagus bagi tim sebesar Manchester United.

United harus puas membagi skor 1-1 di saat genting untuk memberikan nilai tambah pada posisi mereka di klasemen. Pertandingan berjalan cukup menegangkan, beberapa kali serangan yang di bangun oleh Paul Pogba, Ander Herrera dan Blind dari lini tengah tidak berhasil di manfaatkan oleh Zlatan Ibrahimovic sebagai penyerang tunggal di barisan depan MU. Banyak sekali peluang yang di hasilkan anak asuh Jose Mourinho, tapi sangat di sayangkan hanya bisa di konfersi menjadi satu gol saja.

martial

Lini tengah Stoke City harus bekerja keras, karena merekalah barisan pertama yang harus menjaga permainan agar Pogba cs tidak bisa leluasa memainkan ritme pertandingan. Meskipun di serang habis-habisan oleh setan merah, bukan berarti Stoke tanpa peluang. Mengandalkan serangan-serangan balik yang cepat bebebrapa kali cukup merepotkan Chris Smalling.

Statistik Pertandingan

Setan merah berhasil menguasai bola lebih dari 50% atau tepatnya 67% sendangkan tim tamu hanya 33%. Gaya bermain menyerang di tambah mendapatkan dukungan penuh melalui suporter di Old Trafford, sudah seharusnya bisa mendominasi statistik pada malam itu.

Dilihat dari statistik pertandingan, Manchester United sangat unggul sekali. Bukan hanya dari penguasaan bola saja, melainkan peluang yang berhasil di ciptakan mencapai 10 peluang dan hanya berhasil di konfersi menjadi satu gol saja. Sedangkan tim tamu hanya menciptakan peluang sebanyak 5 kali melalui beberapa kali serangan balik dari kedua pemain sayap mereka.

Keinginan menang yang cukup kuat dari para pemain MU harus di bayar mahal karena tiga pemainnya harus mendapatkan 3 kartu kuning selama 90 menit jalannya pertandingan. Stoke sendiri bermain cukup bersih, tidak ada satupun pemain dari mereka yang di ganjar kartu kuning dan merah.