Juara Bertahan Leicester Di Tahan Imbang Southampton

Pantaskah Leicester City menyandang predikat sebagai juara bertahan Liga Inggris musim lalu? Pasalnya, klub yang sempat fenomenal itu hanya bisa bermain tanpa gol saat menjamu Southampton di kandang sendiri. Bermain di King Power Stadium dan di dukung penuh oleh pendukungnya, justru membuat pasukan The Foxes melempem.

Leicester tim kemarin sore yang baru besar namanya ketika di tangani oleh pelatih Claudio Ranieri, sempat memberikan kejutan terhadap tim-tim besar di Liga Inggris dengan meraih juara kompetisi paling bergengsi di negeri Elizabeth itu. Banyak masyarakat di seluruh dunia yang mempertanyakan kekuatan klub tersebut ketika hanya bermain imbang tanpa ada gol sebijupun.

Melawan Southampton, seharusnya the foxes bisa menunjukkan kemampuannya sebagai penyandang gelar juara bertahan. Skor imbang ini tentu saja banyak merugikan klub yang dilatih oleh Ranieri itu. Posisinya melorot ke peringkat 12 klasemen sementara Premier League. “ini adalah hari yang kurang bagus bagi kami. Kemenangan gagal kami peroleh, tapi itulah sepakbola tidak bisa di tebak dengan mudah,” penjelasan dari sang pelatih sesaat timnya gagal menang.

Penyerang andalan mereka, Jamie Vardy seperti melempem saat menjamu pasukan Claude Puel. Beberapa kali penyerang yang masuk tim nasional Inggris itu selalu gagal mengerjakan tugas sebagai pembobol jala lawan. Pergerakannya selalu di hempaskan dengan sangat mudah oleh para pemain bertahan dari Southampton yang di komandoi oleh Jose Fonte.

Disiplinnya Fonte bersama tiga pemain belakang lainnya dalam menjaga pertahanan membuat para gelandang dan penyerang the foxes terlihat cukup frustasi. Kehebatan Claude Puel dalam menerapkan strategi bertahan pantas mendapatkan pujian. Mereka menggunakan pola bertahan namun tidak secara penuh dalam menggalang pertahanan.

Sesekali serangan balik yang dimulai dari kaki gelandang serang mereka yaitu Dusan Tadic. Lalu umpan-umpan matang ke arah sayap yang melebar seringkali membuat pasukan Ranieri kehilangan konsentrasi. Kejutan-kejutan dari serangan balik cepat melalui dua sayap Southampton ini sukses memberikan tekanan yang merepotkan.

Hasil Buruk Bagi Juara Bertahan

leicester-city

Leicester kepada media menyampaikan kekecewaannya karena mendapatkan poin penuh pada laga kontra Southampton. Bahkan bermain di kandang sendiri mereka kalah dalam penguasaan bola. “Saya cukup kecewa dalam laga kali ini. Kami bermain sangat buruk dan mereka bermain dengan cukup disiplin dalam menjaga pertahanan. Hari ini tim benar-benar frustasi,” ungkap Ranieri.

Kehebatan dan ketajaman para pemain the foxes tampak sirna pada musim ini. Mereka begitu tangguh pada musim lalu dengan mengandalkan permainan cepat dan penyelesaian yang bagus untuk mencetak gol. Berada di posisi ke-12 di klasemen merupakan awal yang buruk bagi Vardy dan kawan-kawan.

“Saat ini kami merasa lelah dan rasanya cukup sulit untuk bisa kembali ke performa musim lalu. Posisi lima besar semakin jauh dari harapan kami tapi masih banyak laga yang harus dijalani dan itu masih cukup untuk mencapai posisi target kami,” tandas Vardy kepada media lokal Inggris.

Southampton Tim Stabil

southampton

Meskipun menyandang predikat sebagai tim papan tengah, statistik Southampton dalam setiap laganya selalu stabil. Memiliki pemain dengan kualitas standar tapi mampu untuk selalu bertahan di kompetis paling bergengsi di Inggris itu, bahkan berhasil menahan imbang sang juara bertahan.

Kesuksesan Southampton dalam laga melawan Leicester City, tidak lepas dari peran seorang pelatih yang mampu memberikan taktik sempurna pada saat pertandingan. Claude Puel adalah sosok yang bisa dibilang sebagai pahlawan dalam tim. Vardy cs berhasil dibuatnya frustasi karena begitu disiplinnya pertahanan yang dirancangnya.

“Ini bukanlah sebuah tim besar jika kalian membandingkannya dengan Manchester United, Chelsea atau Liverpool. Tapi kami bisa membuat tim besar merasa putus asa dalam bertanding melawan tim kecil yang saya tangani saat ini,” jelas Claude Puel.

antonio-conte

Antonio Conte : Kami Siap Menjamu Leicester City

Pekan ini Liga Inggris akan memasuki babak ke-8 dan pertarungan tim-tim besar semakin seru. Minggu ini Pasukan The Blues yang di latih oleh Antonio Conte akan menjamu juara bertahan muskim lalu yakni Leicester City. Kesiapan kedua tim nampaknya sangat bagus sekali dalam meraih poin maksimal pada lanjutan Liga Primer Inggris tersebut.

Conte merasa percaya diri akan berhasil menjungkalkan tamunya itu. Akan bermain di hadapan pendukungnya sendiri pada tanggal 15-10-2016 ia mengaku siap memberikan poin penuh pada para pendukung Chelsea. Permainan menarik yang akan di suguhkan oleh pelatih berumur 47 tahun itu sangat di nantikan para publik Stamford Bridge.

“Saya dan tim sangat siap menghadapi klub juara bertahan dan saya akan memberikan banyak kejutan dalam permainan kami nanti,” ujar Conte.

Kesiapan para pemainnya itu memang terlihat cukup serius sekali, latihan tambahan yang di berikan pelatih berdara Italia tersebut sepertinya akan memberikan banyak pengaruh pada jadwal laga pekan ini.

Terlihat di pusat pelatihan Chelsea Diego Costa bersama rekan-rekannya tengah berlatuh sangat serius sekali. Hal ini cukup wajar dilakukan oleh Conte, karena agar tidak kehilangan poin dan terdepak dari posisi 5 besar pada klasemen Liga Inggris yang mereka incar selama ini.Kemenangan adalah jalan satu-satunya jika pasukan biru itu ingin bersaing dengan tim-tim besar lainnya.

Garry Cahill bersama rekannya yang selalu menjadi tembok besar dalam menjaga kotak pinalti dari serangan mengaku telah siap dalam memenangkan laga nanti. “Secara pribadi saya sangat siap sekali tampil untuk mengalahkan mereka. Ada banyak tugas khusus bagi para pemain belakang kami yang diberikan oleh pelatih dalam mengawal pergerakan para penyerang dari mereka,” jelas Cahill seusai latihan yang dijalaninya bersama rekan-rekannya.

Chelsea Inginkan Kemenangan

chelsea

Jadwal Liga Inggris minggu ini memang sangat menarik sekali untuk di tonton. Pasukan Antonio Conte akan bertemu dengan tim yang mengjutkan, dan permainannya menanjak naik semenjak Leicester di asuh oleh Cloudio Ranieri. Para pendukung the blues mewajibkan Chelsea untuk bisa mengalahkan tamunya itu. Tuntutan para fans itu bukan hanya tuntutan omong kosong.

“Ini memang jadwal yang terbilang cukup sulit, Dia (Leicester) bukanlah tim sembarangan semenjak di tangani oleh Ranieri. Kecepatan pemainnya patut di waspadai oleh para pemain bertahan,” ungkap salah satu suporter fanatik Chelsea ketika di wawancarai  oleh media lokal Inggris.

Memperbaiki Posisi

cesc-fabregas

Nampaknya kemenangan pada jadwal Liga Inggris kali ini harus di dapat oleh Chelsea jika ingin memperbaiki posisi mereka pada klasemen sementara. Kabar yang beredar bahwa manajemen klub tersebut tidak senang dengan keadaan posisi tim pada saat ini.

“Rekan-rekan telah berlatih sangat keras dan kami sangat layak untuk mendapatkan kemenangan pada laga nanti. Posisi tim memang kurang bagus tapi kami bersama pelatih sudah berusaha semaksimal mungkin untuk klub ini,” jelas Cesc Fabregas.

chelsea-vs-leicester

Ini Dia Prediksi Liga Inggris Chelsea Vs Leicester City

Babak ke-8 lanjutan Liga Inggris pekan depan akan menyuguhkan dua tim kuat antara tuan rumah Chelsea dan juara bertahan musim lalu yaitu Leicester City. Dilihat dari klasemen sementara Liga Inggris, anak asuh Antonio Conte berada di posisi ke-7 dengan pola statistik yang tidak terlalu bagus. Meraih dua kali kemenangan, dua kali menelan kekalahan dan satu kali bermain imbang adalah sebuah pola statsistik yang kuran bagus bagi tim besar sekelas Chelsea.

Berlaga sebagai tuan rumah, bisa di prediksi Antonio Conte akan menginstruksikan bermain menyerang dengan mengandalkan permainan cepat dari kedua pemain sayap mereka. Sementara itu tim tamu sekaligus juara bertahan, Leicester City sedang dalam kondisi yang kurang bagus. Pemain dari anak asuh  Ranieri itu sedang dalam kondisi yang kurang prima untuk melakoni laga berat nanti.

Leicester City saat ini berada di peringkat ke-12 dengan menelan dua kali kekalahan saat melakoni laga melawan Manchester United dan Liverpool. Cloudio Ranieri harus berfikir keras agar anak asuhnya bisa memenangkan pertandingan berat nanti. Mental dari Jamie Vardy cs sedang tidak bagus. “Pertandingan kali ini akan terasa sangat berat karena mental tim saat ini sedang tidak terlalu prima,” tegas Vardy.

Prediksi Susunan Pemain

antonio-conte

Antonio Conte tidak akan memandang remeh lawannya nanti, prediksinya kemungkinan sang pelatih tetap akan menurunkan pemain-pemain bintangnya. Diego Costa menjadi ujung tombak yang tidak tergantikan, saat ini ia sudah mengoleksi 6 gol dari 7 laga pada musim ini. Melihat produktifitas penyerang asal Spanyol itu, kemungkinan besar Conte akan sangat berharap pada ketajamannya merobek jala Leicester.

Pada posisi gelang the blues memiliki banyak sekali pilihan pemain bagus. Eden Hazard, Cesc Fabregas, Oscar, Pedro, Nemanja Matic dan Wilian bisa menjadi stater pada lineup nanti. Menghadapi anak asuh Ranieri, Chelsea harus menurunkan banyak pemain tengah bernaluri menyerang untuk mendapatkan banyak gol dan meraih poin di kandang sendiri.

Beralih ke tim tamu, Cloudio Ranieri sepertinya harus memutar otak agar lapangan tengah mereka tidak di kudeta oleh Fabregas cs. Memanfaatkan kesalahan dari para pemain tengah Chelsea mungkin adalah strategi bagus. Serangan balik cepat adalah salah satu strategi yang paling bagus dengan memanfaatkan kecepatan Daniel Amartey dan Mahrez di posisi sayap.

leicester

Pola formasi 4-4-2 dengan menggunakan dua gelandang bertahan bisa menjadi solusi untuk meredam betapa berbahanya Hazard dan Fabregas dalam menguasai permainan. Christian Fuchs, Luis Hernandez, Robert Huth dan Wes Morgan harus bisa merapatkan barisan jika tidak ingin kotak pinalti mereka dikuasai Costa dan kawan-kawan.

Di Prediksi Chelsea Akan Menang

Beberapa pengamat di Inggris lebih menjagokan Chelsea ketimbang Leicester. Salah satu pengamat sepakbola disana memberikan komentarnya pada laga ke-8 nanti “saya lebih menjagokan Conte ketimbang Ranieri dalam meracik strategis.”

Sebenarnya, kemenangan sangat dibutuhkan oleh kedua tim untuk memperbaik posisi mereka dalam klasemen Liga Inggris. The Blues harus meraih poin penuh jika tidak ingin tertinggal lebih jauh dari Manchester United, sedangkan Cloudio Ranieri harus bermain hati-hati jika tidak ingin kehilangan poin pada laga nanti.

Jika dilihat dari lima kali pertemuan kedua tim ini, Vardy dan kawan-kawan hanya mampu satu kali menang. Sementara itu Chelsea berhasil memenangkannya sebanyak dua kali dan sisanya mengalami hasil imbang.